Gawat ni Kalo dibiarkan...!!!Pabrik Mi Masih Pakai Formalin

Berita Terkini - Petugas Balai Besar Pemeriksaan Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh, temukan mi kuning mengandung formalin di Pasar Matang Geulumpangdua, Peusangan, Bireuen. Mi kuning itu ditemukan dalam inspeksi mendadak (sidak) serta uji sampel pada makanan berbuka puasa di Keude Matang Geulumpangdua, Kamis (16/6) sore. 

Kepala BBPOM Aceh, Dra Syamsuliani Apt MM menyampaikan, pada Ramadhan th. lalu, pihaknya juga temukan mi mengandung formalin waktu pemeriksaan di Matang Geulumpangdua. “Tapi th. ini jumlahnya lebih sedikit dari th. sebelumnya, ” kata Syamsuliani. 

formalin, makanan, kesehatan, bireuen, nanggroe
Sementara hasil pemeriksaan di pusat Kabupaten Bireuen, th. ini tak diketemukan lagi mi kuning yang memiliki kandungan formalin. “Mi atau makanan yang berformalin begitu beresiko untuk kesehatan manusia, lantaran bisa mengakibatkan kanker, ” tuturnya. 

Ia beri tambahan, sepanjang Ramadhan pihaknya selalu lakukan kontrol penganan berbuka puasa yang di jual di pusat-pusat kota di seluruh Aceh. Sebelumnya di Bireuen, BBPOM telah lakukan kontrol sampel makanan berbuka di Kota Banda Aceh, Sigli, Pidie Jaya, Lhokseumawe, Aceh Besar, Abdya, Aceh Utara. 

Waktu kontrol di Bireuen, juga dilakukan penandatangan naskah kerja sama (MoU) mengenai keamanan pangan pada Bupati Bireuen Ruslan M Daud serta Kepala BBPOM Aceh di Pendopo Bupati Bireuen. Disamping itu, beberapa pekerja di salah satu pabrik mi kuning di Keude Matang Geulumpangdua, menyampaikan mereka memakai formalin (obat pengawet mayat) pada mi kuning, supaya mi yang di produksi itu dapat tahan hingga dua hari atau tak basi. 

Iya, di Matang masih ada yang gunakan formalin pada mi kuning. Kami gunakan formalin agar mi tak basi serta dapat tahan dua hari. Mi yang kami giling hari ini dapat tahan untuk besok, ” kata seseorang pekerja di pabrik pemrosesan mi kuning di Matang yang tidak ingin ditulis namanya. Berkaitan masih tetap diketemukannya mi kuning mengandung formalin, Bupati Bireuen Ruslan M Daud menyatakan pada pedagang atau entrepreneur yang memproduksi mi kuning, supaya memprioritaskan kesehatan customer atau orang-orang. “Jangan cuma pikirkan untungnya saja, namun utamakan kesehatan konsumennya, ” tegas Ruslan. 

Ia juga mengimbau pada orang-orang untuk hati-hati serta lebih cermat dalam pilih makanan untuk berbuka puasa ataupun makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Hal semacam itu guna untuk melindungi kesehatan, lantaran kesehatan seorang itu begitu punya pengaruh dari jenis makanan yang dikonsumsi. “Kami selalu memonitor serta mengawasi pedagang-pedagang yang jual makanan, terutama mi kuning yang memiliki kandungan formalin. Bila ke depan masihlah diketemukan pedagang atau entrepreneur yang menghasilkan mi kuning berformalin, jadi bakal ditindak tegas, ” tegas Ruslan. (berita Aceh terkini)

Posting Komentar untuk "Gawat ni Kalo dibiarkan...!!!Pabrik Mi Masih Pakai Formalin"